TBM PELITA MELESTARIKAN SEJARAH BANYUMAS

BANYUMAS- Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pelita merupakan satu-satu TBM dengan gedung yang representatif dan akses terdekat ke pusat sejarah kabupaten Banyumas. Jika berkunjung ke TBM ini, Anda akan mendapat sambutan yang luar biasa hangat dengan kearifan lokal. Nantinya Anda akan ditunjukan beberapa bukti sejarah kabupaten Banyumas. Seperti alun-alun Banyumas, kantor pemerintahan, museum wayang, sumur, perpustakaan, tahanan, dan beberapa tempat lainnya.

Sejarah TBM Pelita

Sebelum adanya TBM Pelita, pada tahun 2008 desa Sudagaran kecamatan Banyumas mendapat sumbangan buku dan rak dari mahasiswa KKN IKIP PGRI Semarang. Saat itu sempat terlantar karena tidak adanya pengelola. Namun kemudian buku-buku tersebut dikelola oleh PKK dan menjadi sudut baca PKK. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2009 buku-buku terus bertambah yang merupakan sumbangan dari warga.

Singkat cerita, pada tahun 2014 secara resmi berubah menjadi TBM Pelita. Adalah Sri Sabarti yang menjadi ikon berdirinya TBM Pelita dan ditemani oleh Juwahir Juju dan beberapa perangkat desa yang lainnya. Sama seperti diawal yaitu sempat terlantar, namun kali ini karena kondisi gedung yang dipugar. Sejak mengikuti Gerakan Indonesia Membaca (GIM) pada bulan September tahun 2016 di Purwokerto, TBM Pelita sibuk bersolek, berbenah diri agar bisa sejajar dengan TBM lain di Kabupaten Banyumas dan lebih berperan dalam memajukan budaya baca bangsa.

TBM Pelita mempunyai visi yaitu terwujudnya budaya membaca di masyarakat, serta memperkaya wawasan dan kreativitas masyarakat. Adapun misinya yaitu menyediakan buku bacaan yang berkualitas, menyelenggarakan kegiatan yang kreatif, rekreatif, dan edukatif, meningkatkan minat baca, menjadi sarana silaturrahmi, dan sebagai pusat kegiatan yang bersifat pengembangan diri.

Bentuk pelayanan TBM Pelita yaitu peminjaman buku, bimbingan belajar, kajian buku, pendidikan kecakapan hidup, pengembangan diri, dan donasi atau bantuan buku. Adapun jam pelayanannya yaitu setiap hari Senin sampai Kamis jam 13.00 – 17.30 dan hari Sabtu sampai Minggu jam 08.00- 17.30.

TBM Pelita sendiri berada di desa Sudagaran Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Atau lebih tepatnya berada di dekat alun-alun Banyumas. (Fajar Pujianto/ Pegiat Literasi TBM Kabupaten Banyumas)

 

Kemenpora Lakukan Fact Fanding IPPNU Banyumas

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan Fact Fanding ke sekretariat Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Banyumas yang berada di Karanglewas Kabupaten Banyumas, Jum’at (13/10). Kegiatan tersebut dilakukan karena PC IPPNU Kabupaten Banyumas masuk dalam seleksi 10 besar tingkat Nasional. Sebelumnya telah meraih juara 2 tingkat provinsi Jawa Tengah dan mendapat kesempatan untuk maju sampai tingkat Nasional.

Pihak Fact Fanding

Hadir sebagai Ketua Dewan Pembina Forum Pemuda Betawi yang juga juri lomba Organisasi Kepemudaan Berprestasi tingkat Nasional, Rachmat HS. Dan didampingi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyumas. Continue reading “Kemenpora Lakukan Fact Fanding IPPNU Banyumas”

Yuk! Ikuti Kelas Nulis Novel Bareng Indra Defandra

Hai Sobat Kampoeng Menulis?

Info bagus nih!

Sekolah Kampoeng Menulis kembali akan mengadakan kegiatan lhoo…

yupz kali ini adalah KELAS MENULIS NOVEL.

Bersama INDRA DEFANDRA kita akan kupas tuntas tentang menulis novel.

Siapa sih Indra Defandra?

Beliau merupakan penulis novel Cinta Naik Tangga.

Ingin tahu lebih jelas tentang beliau? Ingin belajar dan mempunyai novel? Yuk ikuti acara ini.

Indra Defandra juga akan berbagi tentang :

– Motivasi Menulis

– Tips Menulis Novel

– Kiat Menerbitkan Novel

Selain itu, anda juga akan mendapatkan BONUS paket istimewa dari kami :

  • Terapi Ikan
  • Literasi Membaca
  • Pemandangan Alam (Cocok Buat Sefie)

Acara ini akan dilaksanakan pada :
Hari : Minggu, 23 Juli 2017
Pukul : 13.00-15.00
Tempat : Balai Terapi Ikan/TPQ An-Nur

Jl. Arsantaka RT 01 RW 04 Arcawinangun – Purwokerto Timur

Biaya Pendaftaran :
Rp. 20.000,-

Pendaftaran akan ditutup pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 pukul 12.00 WIB.

Kami juga memberikan berbagai fasilitas :
– Diskusi Menulis Novel
– Materi Hard Copy
– Sertifikat
– Dorprize
– Terapi Ikan

– Literasi Membaca

– Pemandangan Alam

 

Pendaftaran hubungi :
Fajar Pujianto 081329751684 (WA Only)

Muhammad Khayat 085869220512 (SMS/Telp)

Yuk! Saatnya menulis dan mempunyai novel hasil karya sendiri.

Present by : Sekolah Kampoeng Menulis

Support by : TBM Anfat Desa Babakan dan TPQ An-Nur Arcawinangun
Media Partner : infofajar.com

CAMAT KARANGLEWAS RESMIKAN RUMAH BACA KARTINI

KARANGLEWAS-Ratusan warga dusun Kedungpugur Desa Karangkemiri Kecamatan Karanglewas antusias menyaksikan tamilan anak-anak di panggung. Acara Halal Bihalal Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurbarokah dan Peresmian Rumah Baca Kartini diadakan oleh pihak Rumah Baca Kartini dan TPQ Nurbarokah di halaman Rumah Baca Kartini Desa Karangkemiri Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/7/2017).        Continue reading “CAMAT KARANGLEWAS RESMIKAN RUMAH BACA KARTINI”

MENGGAMBAR BEBAS, ASYIK!

Fajar Pujianto

Anak-anak ketika disuruh untuk menggambar sangatlkah senang. Apalagi saat diperintah untuk menggambar bebas, hmm.. langsung saja dilaksanakan. Tidak jauh-jauh yang digambar adalah pemandangan gunung yang ada sawahnya, rumah, dan alat transportasi. Di TBM ANFAT seperti itu, mungkin di tempat pembaca tidak jauh berbeda, hehe. Continue reading “MENGGAMBAR BEBAS, ASYIK!”

GP Ansor Kecamatan Karanglewas Adakan Konferancab

                             Sebagian Peserta dan Panitia

KARANGLEWAS-Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas mengadakan kegiatan Konferensi Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Karanglewas di Pondok Pesantren Ainul Yaqin Pasir Kulon Kecamtan Karanglewas, Sabtu (4/6/2017).

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Kecamatan Karanglewas, Polsek Karanglewas, Kepala Desa Pasir Kulon, Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Karanglewas, Muslimat NU Kecamatan Karanglewas, PAC Fatayat NU Kecamatan Karanglewas, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Karanglewas, dan tamu undangan lainnya.

Hadir pula sebagai dewan komisioner Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Propinsi Jawa Tengah, Teguh Iman Darus Jami’ . Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Banyumas.

Adapun sebagai peserta kegiatan adalah berasal dari Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) se Kecamatan Karanglewas yang diwakili masing-masing lima anggota. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Karanglewas, H. Mahmudi.

Maksud dari kegiatan tersebut adalah untuk memilih ketua terbaru, yang dikarenakan kepengurusan lama sudah berakhir masa jabatannya.

Ahmad Fauzi selaku ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karanglewas demisioner mengatakan ketetapan pemilihan ketua yaitu sesuai peraturan rumah tangga GP Ansor, yaitu hasil konggres ke XV tahun 2015 di Yogyakarta pada pasal 23.

“Berdasarkan aturan yang ada maka ditetapkan 5 bakal calon yang menduduki kursi calon ketua. Mereka adalah yang sudah mengikuti PKD dan Susbalan,” katanya dalam penanggapan tata tertib.

PW, PC, PAC, dan Ketua Terpilih

“Dari lima bakal calon, ada dua yang sedang bertugas sebagai Pos Pengamanan Banser, sedangkan yang satu batas usia sudah melebihi ketentuan, dan satunya lagi mengundurkan diri dikarenakan masih tahap pengenalan dalam organisasi Ansor yang sebelumnya aktif di oranisasi IPNU. Oleh karena itu maka secara aklamasi ditetapkan satu orang calon ketua yang sekaligus menjadi ketua terpilih,” imbuhnya.

Teguh Iman mengungkapkan, bahwa organisasi Ansor merupakan organisasi kader, jadi kegiatan tersebut secara otomatis menjadi bentuk pengkaderan terhadap generasi mendatang. Selain itu masalah tanggung jawab menjadi hal yang utama mengingat berbagai persoalan yang terjadi saat ini.

Selain Wisata Jasmani, Baturraden Juga Menampilkan Wisata Literasi dengan Hadirnya TBM Rumah Cendekia

“Adanya media sosial beberapa dijadikan alat profokasi dan adu domba, seperti yang terjadi belakangan ini pada beberapa situs yang menyerupai NU. Kelompok ini cenderung ribut dan tidak bisa apa-apa  untuk musyawarah. Maka, adanya Banser harus pergunakan yang positif,” katanya.

“Dilihat dari segi ekonomi, setelah diteliti ternyata generasi sekarang lebih senang bebas tanpa terikat, artinya menginginkan mempunyai usaha sendiri. Diharapkan organsasi Ansor di Kecamatan Karanglewas mempunyai kemandirian dalam ekonomi,” ungkapnya.

Profil Ketua Terpilih, M. Syarifudin

Terpilihnya Syarifudin sebagai ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karanglewas, tidak lepas dari peranan dan pengalamannya dalam berorganisasi. Syarifudin merupakan mantan ketua PAC IPNU Kecamatan Karanglewas dan ketua PC IPNU Kabupaten Banyumas beberapa tahun  yang lalu. Selain itu dedikasinya dalam dunia pendidikan menempatkan ia pada sebuah madrasah di desa Singasari tempat ia tinggal, MI Ma’arif NU Singasari.

“Apresiasi diwujudkan kepada anggota Ansor sebagai organisasi kader dengan hadirnya Konferensi Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Karanglewas. Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridlo dari Alloh SWT,” pungkas Teguh menutup acara. (Fajar Pujianto/ Pengurus GP Ansor Ranting Babakan Anak Cabang Karanglewas Cabang Banyumas)

 

 

 

Selain Wisata Jasmani, Baturraden Juga Menampilkan Wisata Literasi dengan Hadirnya TBM Rumah Cendekia

Kegiatan Parenting di TBM Rumah Cendekia

BANYUMAS- Siapa sih yang tidak kenal kota ini? Baturraden merupakan sebuah kecamatan di ujung utara Kabupaten Banyumas. Kecamatan ini terletak di lereng Gunung Slamet. Gunung tertinggi se Jawa Tengah. Di sana menampilkan pemandangan yang luar biasa dengan berbagai objek wisata yang tentunya membuat hati kerasan. Hadirnya taman baca di kota tersebut membuat daya tarik semakin menjadi. Pasalnya ketika berkunjung ke taman baca tersebut bisa sekalian mengunjungi objek wisata yang ada di sana.

Tuti Sundari (Kanan Berkaca Mata)

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Cendekia namanya. Tidak jauh dari berbagai objek wisata, TBM ini hadir dan memberikan nuansa tersendiri di Baturraden. Berdiri pada tahun 2008 dengan dikomandoi oleh Tuti Sundari, TBM Rumah Cendekia kian hari kian memberikan dampak positif bagi masyarakat secara nyata. Hal ini dibuktikan dengan beragai kegiatan yang dilakukan untuk masyarakat itu sendiri.

Menurut penuturan dari Tuti Sundari selaku pendiri, pada awalnya dia memanfaatkan buku-buku sewaktu kuliah. Kemudian dia mengundang anak-anak sekitar untuk berkegiatan di rumahnya. Setelah itu barulah dia mengadakan kegiatan indoor dan outdoor. Alhasil anak-anak sekitar merasa kerasan belajar di TBM Rumah Cendekia Baturraden.

“Mereka kami ajak untuk belajar bersama di TBM, kemudian kegiatan-kegiatan lain, seperti mendongeng, kreasi membuat milkshake, nonton bareng, beres-beres buku, dan lain sebagainya. Selain itu kegiatan outdoor yang kami lakukan yaitu tadzabur alam. Pernah juga kami berkunjung ke bukit Arjuna, dan wisata air Dreamland di Ajibarang,” ungkap Tuti Sundari.

TBM Rumah Cendekia tidak pernah lelah dalam memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Awal 2017 TBM ini memberikan kegiatan terhadap ibu-ibu sekitar. Yaitu kegiatan parenting yang setiap bulan mereka lakukan.

“Setiap satu bulan sekali, kami melakukan kegiatan parenting bagi ibu-ibu sekitar. Kegiatan ini dihadiri oleh Meti Herawati seorang penulis buku best seller,” tandasnya.

Tuti Sundari dalam menjalankan visi-misinya tidak pernah luput dari peranan orang sekitar. Muhammad Iqbal Fauzi selaku suami selalu mensupport setiap kegiatan yang dilakukan oleh istrinya untuk TBM yang dikelola. Selain itu, beberapa relawan yang tergabung di TBM turut memberikan sumbangsihnya yang begitu besar terhadap kemajuan TBM tersebut. Para relawan juga diberikan beasiswa agar tetap terus melanjutkan pendidikannya sampai jenjang Universitas.

Relawan TBM Rumah Cendekia

“Bismillah mudah-mudahan kami bisa istiqomah. Alhamdulillah kami terus mensupport mereka agar terus mengenyam pendidikan, paling tidak sampai jenjang Universitas. Alhamdulillah juga kemarin ada yang bisa sampai kuliah. Semoga kami tetap mendapat keberkahan,” katanya kemarin menjelang acara Gebyarmas di IAIN Purwokerto.

http://Baca Juga : http://www.infofajar.com/mendapat-apresiasi-pegiat-literasi-tbm-banyumas/

TBM Rumah Cendekia beralamatkan di Desa Rempoah RT 04 RW 05 Nomor 27 Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Setiap berkegiatan, TBM Rumah Cendekia dihadiri oleh sekitar 20 pengunjung. Dan saat ini mempunyai 4 orang relawan di TBM Rumah Cendekia Baturraden.

 

Penulis : Fajar Pujianto

 

RATUSAN ANAK PAUD DAN TK MERIAHKAN LOMBA MEWARNAI

SUMPIUH- Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Pendidikan Nasional pada Tanggal 2 Mei, dan juga memperingati Bulan Buku Nasional ratusan siswa PAUD dan TK di Kecamatan Sumpiuh ramai-ramai mengikuti lomba mewarnai di Taman Kota Sumpiuh, Senin (1/5/2017). Kegiatan tersebut diadakan oleh Griya Baca Jelita (Jendela Literasi Tanah Air) Kebokura Kecamatan Sumpiuh.

                                     Hadiah

Salah satu tujuan untuk mengenalkan TBM kepada anak-anak PAUD dan TK serta masyarakat sekitar di Lingkungan Kecamatan Sumpiuh. Lomba Mewarnai sendiri dibuka langsung oleh pendiri Griya Baca Jelita, Any Anggorowati.

Turut hadir Dinas Arpusda Kabupaten Banyumas, Forum TBM Kabupaten Banyumas, Polsek Sumpiuh, Karangtaruna Kecamatan Sumpiuh, Pemuda Pancasila, Aparat Kelurahan Kebokura, dan masyarakat sekitar.

      Peserta Mengikuti Lomba

Any Anggorowati menyampaikan dengan adanya Griya Baca Jelita diharapkan mampu menumbuhkan minat baca pada masyarakat khususnya di Kecamatan Sumpiuh dan sekitarnya. “Taman Bacaan Masyarakat memang banyak berdiri namun masih belum ada gebrakan yang membuat hati masyarakat itu sendiri untuk mau membaca. Untuk itu Griya Baca Jelita ‘Jendela Literasi Tanah Air’ mengadakan Lomba Mewarnai di Taman Kota Sumpiuh. Kegiatan tersebut kami adakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Pendidikan Nasional pada Tanggal 2 Mei, dan juga memperingati Bulan Buku Nasional,” tandasnya usai kegiatan.

Guna memasyarakatkan Taman Baca kepada masyarakat, dalam kegiatan tersebut  mendatangkan Mobil Pusling dari Dinas Arpuda Kabupaten Banyumas.

“Diharapkan ibu-ibu wali murid, guru-guru dan pengunjung Taman Kota saat pelaksanaan Lomba Mewarnai, sambil menunggu berlangsungnya acara, masyarakat yang membanjiri Taman Kota Sumpiuh memanfatkan waktunya dengan membaca buku,” kata Any Anggorowati.

                  Mobil Keliling Perpustakaan

“Hari ini Taman Kota Sumpiuh, dipadati masyarakat, alhamdulillah kegiatan GBJ berjalan lancar, antuas masyarakat terhadap kehadiran mobil puslingpun luar biasa,” sambungnya.

Lebih dari itu, Any Anggorowati merasa terharu dan bahagia. Dia tidak akan berhenti dalam berjuang meningkatkan minat baca sampai titik darah penghabisan.

“Bisa mensosialisasikan TBM dengan tidak menyangka akan hadirnya ratusan pengunjung. Semoga selalu diberi kesehatan, rezeki dan tetap selalu didoakan. Terimakasih atas dukungan pegiat GBJ, mas Iwan Sanusi, mas Andri Setiawan, Ibu Eny Sugyarti, dan Keluarga terutama suami tercinta, Tri Hartono,” pungkasnya usai kegiatan.

                        Pemberian Hadiah

Iwan Sanusi selaku ketua ketua panitia mengatakan kegiatan tersebut berguna agar masyarakat lebih mengenal TBM, baik fungsi maupun  peranannya.

http://Baca Juga : http://www.infofajar.com/website-desa-berbicara/

“Anak – anak akan memanfaatkan waktu di luar jam Sekolah dengan berkegiatan di TBM. Griya Baca Jelita yang dibuka dari pukul 13.00 sampe malam, ini banyak kegiatan yang dilakukan untuk merangsang pengunjung dan membuat pengunjung GBJ kerasan, nyaman, mendapat ilmu yang bermanfaat. GBJ ini berbasis seni, segala seni hampir dikuasai sehingga pengunjung banyak yang mendapat hiburan juga,” tandasnya.

Penulis : Fajar Pujianto