Yuk! Ikuti Kelas Nulis Novel Bareng Indra Defandra

Hai Sobat Kampoeng Menulis?

Info bagus nih!

Sekolah Kampoeng Menulis kembali akan mengadakan kegiatan lhoo…

yupz kali ini adalah KELAS MENULIS NOVEL.

Bersama INDRA DEFANDRA kita akan kupas tuntas tentang menulis novel.

Siapa sih Indra Defandra?

Beliau merupakan penulis novel Cinta Naik Tangga.

Ingin tahu lebih jelas tentang beliau? Ingin belajar dan mempunyai novel? Yuk ikuti acara ini.

Indra Defandra juga akan berbagi tentang :

– Motivasi Menulis

– Tips Menulis Novel

– Kiat Menerbitkan Novel

Selain itu, anda juga akan mendapatkan BONUS paket istimewa dari kami :

  • Terapi Ikan
  • Literasi Membaca
  • Pemandangan Alam (Cocok Buat Sefie)

Acara ini akan dilaksanakan pada :
Hari : Minggu, 23 Juli 2017
Pukul : 13.00-15.00
Tempat : Balai Terapi Ikan/TPQ An-Nur

Jl. Arsantaka RT 01 RW 04 Arcawinangun – Purwokerto Timur

Biaya Pendaftaran :
Rp. 20.000,-

Pendaftaran akan ditutup pada hari Sabtu, 22 Juli 2017 pukul 12.00 WIB.

Kami juga memberikan berbagai fasilitas :
– Diskusi Menulis Novel
– Materi Hard Copy
– Sertifikat
– Dorprize
– Terapi Ikan

– Literasi Membaca

– Pemandangan Alam

 

Pendaftaran hubungi :
Fajar Pujianto 081329751684 (WA Only)

Muhammad Khayat 085869220512 (SMS/Telp)

Yuk! Saatnya menulis dan mempunyai novel hasil karya sendiri.

Present by : Sekolah Kampoeng Menulis

Support by : TBM Anfat Desa Babakan dan TPQ An-Nur Arcawinangun
Media Partner : infofajar.com

CAMAT KARANGLEWAS RESMIKAN RUMAH BACA KARTINI

KARANGLEWAS-Ratusan warga dusun Kedungpugur Desa Karangkemiri Kecamatan Karanglewas antusias menyaksikan tamilan anak-anak di panggung. Acara Halal Bihalal Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurbarokah dan Peresmian Rumah Baca Kartini diadakan oleh pihak Rumah Baca Kartini dan TPQ Nurbarokah di halaman Rumah Baca Kartini Desa Karangkemiri Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/7/2017).        Continue reading “CAMAT KARANGLEWAS RESMIKAN RUMAH BACA KARTINI”

MENGGAMBAR BEBAS, ASYIK!

Fajar Pujianto

Anak-anak ketika disuruh untuk menggambar sangatlkah senang. Apalagi saat diperintah untuk menggambar bebas, hmm.. langsung saja dilaksanakan. Tidak jauh-jauh yang digambar adalah pemandangan gunung yang ada sawahnya, rumah, dan alat transportasi. Di TBM ANFAT seperti itu, mungkin di tempat pembaca tidak jauh berbeda, hehe. Continue reading “MENGGAMBAR BEBAS, ASYIK!”

YUK! BERMAIN CATUR

Fajar Pujianto

Merupakan salah satu media untuk meningkatkan kecerdasan iQ seseorang. Lihat saja ketika orang bermain catur, seolah harus pandai bertahan dan menyerang. Jika salah strategi sedikit saja, bisa jadi salah fatal. Lawan langsung bisa mematikan langkah dan membuat skak mat.

Continue reading “YUK! BERMAIN CATUR”

INILAH JURUS MEMPUNYAI KUMPULAN TTS ALA ADIK TBM ANFAT

Fajar Pujianto

TTS, singkatan dari Teka Teki Silang merupakan salah satu cara untuk mengukur seberapa pengetahuan kita. TTS ini juga dapat dijadikan sumber referensi dalam belajar. Banyak sekali kegunaan TTS, mulai dari mengetes kemampuan olah pikir sampai mengingatkan kembali pelajaran saat di bangku sekolah.

Kali ini adik di TBM Anfat berusaha mencari sumber-sumber TTS ketika dia tidak sempat mencarinya di kota. Biasanya di sekolah ada yang berjualan, akan tetapi karena masih libur sekolah, dia tidak bisa membelinya. Belum lagi semisal tidak mempunyai uang untuk membeli, hmm..harus mandiri dong. Continue reading “INILAH JURUS MEMPUNYAI KUMPULAN TTS ALA ADIK TBM ANFAT”

SINERGI PEGIAT LITERASI KABUPATEN BANYUMAS DAN SEMARANG

Fajar Pujianto

Tidak terlalu direncana sebelumnya bakal bertemu dengan para pegiat literasi dari kabupaten Banyumas dan Semarang. Awalnya karena masih suasana lebaran dan ada saudara yang belum dikunjungi, akhirnya ku putuskan untuk bersilaturrahim ke tempat saudara yang rumahnya tidak jauh dari tempat pertemuan. Namun setelah kontak beberapa pegiat literasi yang berada tidak jauh dari kecamatan Sumpiuh, mereka bersedia untuk bertemu sekaligus ajang silaturrahim. Menjelang keberangkatan ada informasi bahwa akan ada pegiat literasi dari kabupaten Semarang yang bakal datang ke situ. Continue reading “SINERGI PEGIAT LITERASI KABUPATEN BANYUMAS DAN SEMARANG”

BERANI BERKARYA

Mendapat kepercayaan mengisi sebuah acara adalah suatu pengalaman berharga bagi diri sendiri. Besok selama 4 hari kedepan bersama mas Agus bakal berkolaborasi mengisi acara Pelatihan Kepenulisan. Wah, ini merupakan kesempatan yang langka, terutama bagi penulis pemula seperti saya ini.

Acara tersebut diadakan oleh SMK-IT Ma’arif NU 1 Karanglewas yang memang dkhususkan untuk siswa sekolah tersebut. Nampaknya, anak-anak muda sekarang kian gemar menulis ya, mereka saja mau belajar berhari-hari. Ya, betul sekali. Bukan hanya anak muda yang harus belajar. Melainkan semua orang. Belajar tidak mengenal batas usia.

Jadi, saya ucapkan terimakasih kepad pihak SMK-IT Ma’arif NU 1 Karanglewas yang bersedia mengadakan kegiatan. Harapannya adalah kedepan semakin banyak penulis di Kabupaten Banyumas, khususnya di kecamatan Karanglewas.

#Yang Muda yang Berkarya#Banyumas kota penulis#Literasi#TBM Anfat Desa Babakan

#Salah bulan, hehe

 

[Cernak] Pertengkaran Harimau dan Gajah

Pada suatu hari yang cerah, ada seekor harimau yang kelaparan. Semua binatang langsung bersembunyi agar tidak dimangsa harimau tersebut. Saat itu, terdengar suara tanah bergonjang. Terlihat seekor gajah. Harimau melihatnya. Ia lalu berkata : “Hai gajah! Aku akan menantangmu untuk melawan pasukan harimau.”

Mendengar perkataan itu, gajahpun setuju. Dengan satu syarat, jika pasukan harimau kalah, harimau itu pergi dari hutan. Tapi jika Pasukan gajah kalah, mereka harus disantap harimau itu.

BEBERAPA HARI KEMUDIAN

Pasukan gajah telah bersiap untuk melawan Pasukan harimau. Pasukan gajah telah bersembunyi. Melihat pasukan harimau datang, Pasukan gajah telah bersiap untuk melawan pasukan harimau yang sombong itu.

“Hai gajah! Keluarlah!”

Harimau mencari keberadaan gajah tersebut. Tetapi harimau tidak menemukannya.

Saat pimpinan harimau tersebut kembali ketempat semula. Dia tidak melihat harimau lainnya. Melihat hal tersebut, harimau agak sedikit gerogi.

Tidak lama kemudian, ia merasakan gonjangan tanah. Harimau melihat ada seekor gajah yang bersembunyi. Harimau bersiap untuk menerkam gajah tersebut. Harimau telah melompat ke arah gajah untuk membunuhnya. Tidak kena sasaran. Gajahpun membalasnya.

“Aaaaaaaaa…” teriak gajah bernada tinggi.

Perkelahianpun tidak dapat dielakkan lagi. Merasa semakin terancam, harimau mundur ke arah pohon yang ada durinya. Harimau mencoba menghentikan gading gajah yang semakin menusuk kepalanya. Tetapi tidak juga berhasil.

“Ampun gajah, aku menyerah,” pinta harimau merintih kesakitan.

“Baiklah, kau aku maafkan,” ucap gajah.

“Terimakasih gajah.” Ucap harimau semabari pergi meninggalkan hutan.

Begitulah, kesombongan dapat dikalahkan dengan kebaikan. Seperti harimau dengan gajah. Harimau yang sombong dapat dikalahkan dengan kebaikan gajah tersebut.

Penulis : Zain Sutrisno, Anggota TBM Anfat Desa Babakan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Selain Wisata Jasmani, Baturraden Juga Menampilkan Wisata Literasi dengan Hadirnya TBM Rumah Cendekia

Kegiatan Parenting di TBM Rumah Cendekia

BANYUMAS- Siapa sih yang tidak kenal kota ini? Baturraden merupakan sebuah kecamatan di ujung utara Kabupaten Banyumas. Kecamatan ini terletak di lereng Gunung Slamet. Gunung tertinggi se Jawa Tengah. Di sana menampilkan pemandangan yang luar biasa dengan berbagai objek wisata yang tentunya membuat hati kerasan. Hadirnya taman baca di kota tersebut membuat daya tarik semakin menjadi. Pasalnya ketika berkunjung ke taman baca tersebut bisa sekalian mengunjungi objek wisata yang ada di sana.

Tuti Sundari (Kanan Berkaca Mata)

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Cendekia namanya. Tidak jauh dari berbagai objek wisata, TBM ini hadir dan memberikan nuansa tersendiri di Baturraden. Berdiri pada tahun 2008 dengan dikomandoi oleh Tuti Sundari, TBM Rumah Cendekia kian hari kian memberikan dampak positif bagi masyarakat secara nyata. Hal ini dibuktikan dengan beragai kegiatan yang dilakukan untuk masyarakat itu sendiri.

Menurut penuturan dari Tuti Sundari selaku pendiri, pada awalnya dia memanfaatkan buku-buku sewaktu kuliah. Kemudian dia mengundang anak-anak sekitar untuk berkegiatan di rumahnya. Setelah itu barulah dia mengadakan kegiatan indoor dan outdoor. Alhasil anak-anak sekitar merasa kerasan belajar di TBM Rumah Cendekia Baturraden.

“Mereka kami ajak untuk belajar bersama di TBM, kemudian kegiatan-kegiatan lain, seperti mendongeng, kreasi membuat milkshake, nonton bareng, beres-beres buku, dan lain sebagainya. Selain itu kegiatan outdoor yang kami lakukan yaitu tadzabur alam. Pernah juga kami berkunjung ke bukit Arjuna, dan wisata air Dreamland di Ajibarang,” ungkap Tuti Sundari.

TBM Rumah Cendekia tidak pernah lelah dalam memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Awal 2017 TBM ini memberikan kegiatan terhadap ibu-ibu sekitar. Yaitu kegiatan parenting yang setiap bulan mereka lakukan.

“Setiap satu bulan sekali, kami melakukan kegiatan parenting bagi ibu-ibu sekitar. Kegiatan ini dihadiri oleh Meti Herawati seorang penulis buku best seller,” tandasnya.

Tuti Sundari dalam menjalankan visi-misinya tidak pernah luput dari peranan orang sekitar. Muhammad Iqbal Fauzi selaku suami selalu mensupport setiap kegiatan yang dilakukan oleh istrinya untuk TBM yang dikelola. Selain itu, beberapa relawan yang tergabung di TBM turut memberikan sumbangsihnya yang begitu besar terhadap kemajuan TBM tersebut. Para relawan juga diberikan beasiswa agar tetap terus melanjutkan pendidikannya sampai jenjang Universitas.

Relawan TBM Rumah Cendekia

“Bismillah mudah-mudahan kami bisa istiqomah. Alhamdulillah kami terus mensupport mereka agar terus mengenyam pendidikan, paling tidak sampai jenjang Universitas. Alhamdulillah juga kemarin ada yang bisa sampai kuliah. Semoga kami tetap mendapat keberkahan,” katanya kemarin menjelang acara Gebyarmas di IAIN Purwokerto.

http://Baca Juga : http://www.infofajar.com/mendapat-apresiasi-pegiat-literasi-tbm-banyumas/

TBM Rumah Cendekia beralamatkan di Desa Rempoah RT 04 RW 05 Nomor 27 Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Setiap berkegiatan, TBM Rumah Cendekia dihadiri oleh sekitar 20 pengunjung. Dan saat ini mempunyai 4 orang relawan di TBM Rumah Cendekia Baturraden.

 

Penulis : Fajar Pujianto