MI MA’ARIF NU 2 LANGGONGSARI ADAKAN WISUDA

Wisudawan dan wisudawati berfoto bersama guru

Masyarakat grumbul Pliken Desa Langgogsari dan desa Pageraji kecamatan Cilongok berbondong-bondong menuju MI Ma’arif NU 2 Langgongsari Kecamatan Cilongok. MI Ma’arif NU 2 Langgongsari hari ini (23/5/2017) mengadakan kegiatan wisuda dan pelepasan siswa-siswi kelas VI. Kegiatan tersebut mengusung tema kerohanian dan kebudayaan. Wisuda dan pelepasan siswa-siswi kelas VI bertempatkan di halaman MI Ma’arif NU 2 Langgongsari dan diikuti oleh ratusan pengunjug.

Turut hadir dalam acara Pemerintah Desa Langgongsari, jajaran pengurus NU, Muslimat, Ansor, Banser, Fatayat, dan IPNU-IPPNU Ranting Pliken desa Langgongsari, TK Diponegoro 62 Langgongsari, TK Diponegoro 30 Pageraji, dan tokoh masyarakat sekitar, serta warga desa Langgongsari dan Pageraji.

Acara tersebut diawali dengan iring-iringan wisudawan dan wisudawati kelas VI diiringi Marching Band ‘Gita Mandala’, 250 siswa, wali murid, serta masyarakat sekitar.

Balutan pertunjukan dari masing-masing kelas turut memeriahkan acara tersebut. Mulai dari seni baca Al-Qur’an, seni tari, puisi, oleh vokal, paduan suara, dan beberapa penampilan lainnya. Selain itu penampilan dari TK Diponegoro 62 Langgongsari turut memeriahkan acara. Mereka menampilkan Drumband dan tarian tradisional.

Selain tampilan yang disajikan, kegiatan tersebut juga mengapresiasi para peserta lomba yang berhasil meraih juara baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Wali murid kelas VI juga memberikan kenang-kenangan untuk MI Ma’arif NU 2 Langgongsari.

Tradisi Sungkem

Tradisi Sungkem juga menjadi tradisi yang setiap tahun disajikan dalam kegiatan tersebut. yaitu mencium tangan kanan para guru dan wali murid yang dilakukan oelh siswa kelas VI. Selain tradisi sungkem, nyanyian lagu-lagu NU juga disajikan dalam kegiatan tersebut.

Adib Khusen selaku kepala MI Ma’arif NU 2 Langgongsari mengatakan, kegiatan itu bertujuan melepas siswa-siswi kelas VI MI Ma’arif NU 2 Langgongsari untuk melanjutkan jenjang yang lebih tinggi. Dia tidak ingin berhenti samapai MI saja, karena wajar pendidikan sekarang adalah 12 tahun.

“Siswa-siswi kelas VI MI Ma’arif NU 2 Langgongsari haruslah melanjutkan sekolah sampai minimal SLTA, karena pendidikan sekarang minimal 12 tahun. Oleh karena itu mereka dilepas dari sini agar melanjutkan sekolah di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Dalam sambutannya, dia menjelaskan bahwa MI Ma’arif NU 2 Langgongsari melepas 32 siswa-siswi dan sudah mendapat pendaftar sejumlah 43 calon siswa dari TK.

“Kami lepas 32 siswa MI Ma’arif NU 2 Langgongsari, dari yang semula 250 siswa dikurangi 32 siswa. Akan tetapi hingga saat ini sudah mendapat pendaftar sejumlah 43 calon siswa. Itu artinya akan ada tambahan ruang kelas baru lagi. Semetara pada tahun ajaran yang lalu, MI Ma’arif NU 2 Langgongsari kurang 1 kelas dan menggunakan ruang perpustakaan. Jadi pada tahun ajaran 2017/2018 MI Ma’arif NU 2 Langgongsari kurang dua kelas baru. Dan ini menjadi pekerjaan tersendiri bagi pengurus dan komite serta seluruh warga MI Ma’arif NU 2 Langgongsari agar kedepan mempunyai ruang kelas baru,” jelas dia.

Harapan kedepannya adalah para siswa kelas VI usai diwisuda dan dilepas hanya akan meninggalkan raganya saja, sementara hatinya masih untuk almamater, MI Ma’arif NU 2 Langgongsari.

 

Penulis : Fajar Pujianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *