SINERGI PEGIAT LITERASI KABUPATEN BANYUMAS DAN SEMARANG

Fajar Pujianto

Tidak terlalu direncana sebelumnya bakal bertemu dengan para pegiat literasi dari kabupaten Banyumas dan Semarang. Awalnya karena masih suasana lebaran dan ada saudara yang belum dikunjungi, akhirnya ku putuskan untuk bersilaturrahim ke tempat saudara yang rumahnya tidak jauh dari tempat pertemuan. Namun setelah kontak beberapa pegiat literasi yang berada tidak jauh dari kecamatan Sumpiuh, mereka bersedia untuk bertemu sekaligus ajang silaturrahim. Menjelang keberangkatan ada informasi bahwa akan ada pegiat literasi dari kabupaten Semarang yang bakal datang ke situ.

Capcuz, akhirnya berangkat.

Sesampainya di sana, benar, teman-teman pegiat literasi ini sudah berkumpul. Mereka adalah pegiat literasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang tergabung dalam Forum TBM Kabupaten Banyumas dan berada di ujung selatan Kabupaten Banyumas. Sebut saja Any Anggorowati dan mas Andri Setiyawan yang merupakan pengelola Griya Baca Jelita Desa Kebokura Kec. Sumpiuh, Nasyiyatun Niswah selaku pengelola TBM An-Nafi’ Desa Sirau Kecamatan Kemranjen, dan juga Fati’ah Fidiyanti pengelola Rumah Baca Asmanadia Kecamatan Sumbang, serta Khusnul Khotimah selaku pengelola Rumah Baca Kartini di desa Karangkemiri Kecamatan Karanglewas.

Pada saat kami bercengkerama, tidak lama kemudian datanglah mas Eko beserta rombongan yang merupakan  pegiat literasi dari kabupaten Semarang. Syukurlah kami dapat bertemu waktu itu. Kami pun dapat berbagi tentang kegiatan di masing-masing TBM dan di Kabupaten Banyumas ini. Dia pun menceritakan pengalamannya dalam melaksanakan tugasnya sebagai pegiat literasi. Atas jerih payahnya dalam mengelola Taman Baca inilah yang membawanya pada kesempatan emas yang langka, yaitu diundang oleh presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

Alhamdulillah, TBM Anfat tidak menyia-nyiakannya. Lewat percakapan yang singkat dan waktu yang terbatas inilah menemukan beberapa poin penting ketika menjadi pegiat literasi. Semangat yang membara demi mensukseskan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) saling menularkan satu dengan yang lainnya.

Akhirnya, saya pulang dengan membawa bekal ilmu yang semoga dapat diterapkan di TBM Anfat. Terimakasih kepada semua teman-teman pegiat literasi. Semoga Tuhan membalas kebaikan dan kerja keras kita semuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *