Info Luvy

Tidak Berat, Begini Tugas Kader Pembangunan Manusia

Bagi masyarakat awam, tidak terlalu banyak yang tahu, apa itu Kader Pembangunan Manusia. Pada umumnya yang diketahui hanyalah BPD dan perangkat desa. Selain itu, entahlah. Berbeda dengan para pegiat desa, pastinya tahu dong, apa itu Kader Pembangunan Manusia atau KPM?

Kader Pembangunan Manusia (KPM) sendiri merupakan kader yang ditempatkan khusus di desa-desa yang menjadi lokasi prioritas Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah menetapkan bahwa penggunaan Dana Desa Tahun 2019 diprioritaskan salah satunya untuk pencegahan stunting. Hal tersebut termaktub dalam Permendes Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019, khususnya pada pasal 6 diatur bahwa Dana Desa diprioritaskan untuk kegiatan pelayanan gizi dan pencegahan anak kerdil (stunting).

Lantas, apa saja peran KPM?

KPM memiliki peran memastikan tersedianya kegiatan pelayanan sosial dasar bidang kesehatan dan pendidikan di desa, serta memastikan masyarakat terutama Ibu hamil dan bayi di bawah dua tahun (Baduta) memperoleh layanan tersebut secara konvergen.

Secara rinci, Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) bertugas:

  1. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting melalui pengukuran tinggi badan baduta untuk mendeteksi dini stunting dengan tingkat pertumbuhan;
  2. Mengidentifikasi sasaran 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui peta sosial desa dan Pengkajian Kondisi Desa (PKD);
  3. Memfasilitasi desa untuk mengoptimalkan penggunaan Dana Desa dalam RKPDesa dan APBDesa untuk intervensi stunting;
  4. Mendukung desa dan masyarakat untuk memantau dan memastikan konvergensi lima paket layanan pada rumahtangga 1000 HPK menerima dan melaporkan hasilnya;
  5. Bekerjasama dengan PLD, PD, dan TPID dalam mengidentifikasi kegiatan-kegiatan inovatif di bidang PSD dan upaya penanggulangan stunting;
  6. Melengkapi data-data yang dibutuhkan dalam rangka capturing awal.

Itulah tugas-tugas yang dikerjakan oleh KPM, salah satunya berhubungan dengan inovasi desa. Setiap desa mengirimkan satu nama untuk dijadikan kader KPM. Dan kader tersebut akan diberi pelatihan dan selanjutnya  berkerja sesuai dengan tupoksinya. (Fajar Pujianto)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *